Why not Multitasking?

Waktu masih kecil dulu, pernahkah kawan-kawan bermain lup atau kaca pembesar? Itu lho, kaca bundar kaya lolipop yang sering dipakai detektif-detektif di TV buat cari jejak kaki. Jaman saya SD, mainan lup itu pernah populer dan banyak yang beli termasuk saya. Harganya sekitar 1000 rupiah kalau tidak salah.

Yang asik dari bermain lup itu adalah saat kita memfokuskan cahaya matahari agar bisa memunculkan api. Biasanya kita dulu pakai kertas yang sudah dicoret-coret sama pensil. Kadang juga hal itu kami praktekkan pada barisan semut sampai mereka terbakar juga. sungguh kejam.

Banyak motivator atau quote-quote gambar di jejaring sosial yang berkata bahwa kita harus fokus. "Bahkan sinar matahari yang difokuskan dapat membakar suatu benda kering atau mendidihkan air". katanya. Intinya kita harus fokus dalam mengerjakan sesuatu supaya dapat hasil yang memuaskan.
Ilustrasi Kaca Pembesar. Sumber : bhphotovideo.com

Apa sih multitasking?

Multitasking itu artinya kamu melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu. Misal pada saat kamu makan, tangan kananmu megang sendok, tangan kirimu megang hape dan mbales chat grup. Atau saat kamu boker, tangan kiri kamu buat cebok, tangan kananmu megang hape buat scroll-scroll layar lihatin timeline.

Dua Tipe Orang

Saya nggak tau pasti, tapi menggeneralisir di kasus ini, saya mengelompokkan ada dua tipe orang. Yang satu tidak bisa kerja multitasking, yang satu lagi seorang heavy multitasker. Ya sekelas Heavy metal sama heavy rotation.

Di dunia maya sedikit banyak saya browsing, memang banyak pendapat berbeda-beda. Ada yang suka multitasking, ada yang nggak suka. Ada yang bilang menurut penelitian ini, menurut penelitian itu, entah yang nulis udah pernah baca penelitiannya atau belum. Ada juga yang copas, saya menemukan dua sampai tiga artikel yang sama persis. Kurang ajar.

Kelebihan dan kekurangan multitasking juga banyak kok di internet. Kawan-kawan bisa cari itu kalau ada waktu luang. Tulisan ini saya buat hanya untuk menegaskan bahwa saya ada di pihak mana. Hehehe

Multitasking itu Hemat Waktu, Tapi...

Yap, banyak multitasker di dunia ini bilang kalau cara kerja yang mereka lakukan ini dapat menghemat waktu. Misal saat kamu rapat dan bahasannya membosankan, kamu bisa sembunyi-sembunyi mendengarkan rapat sambil ngerjain tugas, atau chattingan sama pacar kamu. Atau waktu kamu lagi kuliah terus dosennya ngebosenin dan nggak begitu killer, kamu juga bisa curi-curi ngerjain laporan yang deadlinenya nanti sore. Cuma pertanyaannya apa cara seperti itu memang bisa menghemat waktu?

Mungkin sedikit bisa menghemat waktu, tapi menurut saya kalau dalam kondisi seperti itu berarti kita membagi dua fokus di otak kita. Dan hasilnya juga beda dengan orang yang benar-benar fokus kuliah / rapat. Lalu dilanjut dengan fokus mengerjakan tugas.

Misal orang yang ikut kuliah disambi mengerjakan tugas, hanya bisa menyerap 50% materi  kuliah, yang fokus mendengerkan kuliah bisa jadi menyerap 85% materi kuliah. Memang di awal nggak berasa. Tapi liat aja saat mendekati ujian. Kebanyakan multitasker pada minta belajar bareng sama si fokus. Itu nyata.

Bikin Fokus itu Susah, Tapi...

Memang fokus itu sulit, apalagi untuk orang yang biasa multitasking. Waktu mencoba mengerjakan satu hal yang sama, pasti pikirannya kemana-mana. Sebenarnya itu nggak papa, karena otak dan pikiran kita itu butuh penyesuaian. Dengan berfokus pada suatu pekerjaan, sebenarnya manfaat nyata yang kita rasakan yaitu pekerjaan bisa cepat selesai, daya ingat meningkat, gangguan saat pekerjaan minim. Tapi manfaat yang paling besar efeknya adalah :

Tahu Detail
Sumber : ytimg.com

Yap, mengetahui setiap detail dari tugas kita. Ini adalah hal yang nggak bakal didapatkan oleh para multitasker. Ketika kita fokus mengerjakan suatu tugas, kita cenderung menggali lebih dalam ke detail tugas itu. Nah dari situ kita secara nggak langsung belajar dan tahu hal-hal baru.

Fokus Saja

Multitasking terlihat sedap, tapi kedepannya pasti ada satu dua hal yang terlewatkan. Lebih baik fokus, kerjaan kita bisa cepat selesai dan masih ada waktu buat mengerjakan hal yang lain.

Comments

Popular Posts