Kamu Atau Orang Lain

Marionette : Sumber : 123rf.com
Di petang hari yang lelah, satu dua teguk air putih terasa segar seperti es degan. Langit di luar sedang bingung akankah turun hujan atau tidak. Di tembok berwarna hijau polos tersiar kisah sang boneka marionette sedang menari melompat-lompat dengan lincah. Jika orang lain bisa melihatnya pasti akan kagum. "Kok bisa ya bonekanya lincah seperti itu".

Beberapa menit berlalu, kelincahan si marionette berkurang. Pertama tangannya ke kiri, namun tiba-tiba dia memaksa kekanan. Kakinya bersiap melompat, tapi kemudian dengan sedikit perlawanan dari dirinya, dia gagal melompat. Saya sebagai penonton bingung. Ini kenapa?

Beberapa waktu lagi gerakan marionette semakin menggila. Terlihat tangannya bergerak seperti mencoba untuk memutus sebuah tali. Tapi tidak ada tali yang terlihat di layar. Sebentar kemudian terlihat gelagat marionette seperti berhasil memutuskan tali itu. 

Lalu dia berakting seperti memanjat tali, sampai di layar terlihat ada tangan besar dengan papan berbentuk silang yang turun seakan ditariknya. Marionette pun menghajar habis-habisan tangan itu hingga lebam. Di injak-injaknya setiap jari-jari besar tanpa ampun. 

"Marionette itu apa sih?" itu lho, boneka yang digerakkan dengan tali dari atas. Sempat populer beberapa tahun lalu. Di youtube juga banyak.

Jadi apa hubungannya sama judul diatas?

Marionette yang menang. Sumber : etsy.com
Sederhana lah bray, secara teori kan kita berhak memilih kita menjadi karakter seperti apa. Ingin jadi pendiam, jadi si ceria, jadi si pemikir atau jadi si penolong. Tapi seringkali kita tidak sadar. Ya kita tidak sadar kalau kita bisa memilih jadi orang seperti apa. Malah-malah kita tidak sadar juga kalau kita dijadika marionette oleh orang-orang lain. 

Ya seperti si marionette di cerita diatas, mungkin orang lain memuji kita, menganggap apa yang kita lakukan itu hebat. Tapi mereka tidak tahu kalau kita itu marionette yang dikendalikan orang lain. Atau mungkin juga kita sendiri tidak sadar kalau kita jadi marionette bagi orang lain. Kan lucu

Kita bisa lho membentuk karakter kita sendiri. Tapi yang jadi tantangan ya juga cukup jelas, yaitu pertarungan antara kita dan orang lain. Kalau kita tidak bisa membangung karakter kita, bisa jadi malah kita diberikan karakter-karakter dari orang lain yang sebenarnya tidak kita inginkan. 

Comments

Popular Posts