Kebahagiaan Kecil itu Bernama Toleransi

 Suatu hari Paijo kecil sedang menonton televisi bersama ayahnya. Kebetulan yang disiarkan di televisi itu acara berita yang mengabarkan bahwa ada perang antar suku di suatu daerah. Karena baru saja melihat peristiwa tersebut, Paijo kecil bertanya kepada ayahnya mengapa perang seperti itu bisa terjadi.

Sang ayah tentu bingung hendak menjelaskan dari mana. Tetapi ide sang ayah muncul ketika melihat singkong goreng yang kebetulan sedang mereka makan sebagai camilan menonton TV. Si ayah memulai penjelasannya dengan menggunakan singkong goreng tersebut. 


"Paijo, bagaimana jika singkong ini digoreng tanpa diberi bumbu ?" tanya sang ayah.

"Jelas nggak ada rasanya to, pak" dengan mudah Paijo kecil menjawab.

"Oke, kalau singkong ini digoreng dengan bumbu garam, tapi terlalu banyak, bagaimana ?" tanya ayah lagi.

"Ya keasinan pak, bapak itu gimana to?" tanya Paijo kecil sedikit kesal karena menurutnya pertanyaan-pertanyaan ayahnya tidak menjawab apa yang dia tanyakan sebelumnya.

"Lho lha terus kamu maunya singkong goreng yang gimana ?" tanya ayahnnya sedikit menggoda.

"Pinginnya yo yang kaya gini lho, pak. Rasanya pas, nggak terlalu asin, terus ya ndak tawar. Terus kapan to bapake njawab pertanyaanku?" tanya Paijo kesal.

"Lha ini bapak sedang menjawab pertanyaanmu. Perselisihan seperti itu kadang disebabkan oleh suatu hal yang dibumbui dengan tidak pas. Ada oknum-oknum tertentu yang sengaja menambah bumbu tidak sedap pada suatu hal yang seharusnya baik, sehingga jadi terlihat buruk bagi pihak lainnya. Ketika ada salah satu pihak yang tidak terima, maka muncullah sebuah perselisihan. Dan jika perselisihan itu membesar, maka terjadilah perang antar suku seperti itu." sang ayah menjelaskan.

"ooh begitu, lalu apa yang seharusnya kita hindari ya pak? si pemberi bumbu tidak sedap itukah ?" tanya Paijo penasaran.

"Ya bukan, hindarilah perbuatan dan sikapnya" jawab sang ayah.

Salah satu yang perlu kita waspadai saat ini adalah perpecahan. Tentu saja salah satu penyebab perpecahan itu adalah gesekan kecil antar golongan didalam negara kita ini. Ditambah pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila yang kurang, memperkecil rasa persatuan dan kesatuan antar sesama. Masalah ini kecil, tapi berpotensi menjadi silent killer dalam keselarasan hidup berdampingan dengan orang lain.

Kebahagiaan kecil itu bernama toleransi, lalu apa kebahagiaan yang besar ? sederhananya, kebahagiaan yang besar adalah saling mengasihi dan menolong satu sama lain. Lalu apa kebahagiaan yang abadi ?

Sumber gambar : thumbs.dreamstime.com

Comments

Popular Posts