Pelestarian Budaya, ke Arah Positif atau Negatif ?

Budaya Indonesia
Sumber: id.wikipedia.org
Budaya merupakan sebuah kebiasaan atau cara hidup yang dilakukan kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Lestarinya suatu budaya tentu saja bergantung dari upaya pelestarian yang dilakukan kelompok orang tersebut. Suatu budaya dapat punah jika budaya tersebut tidak diwariskan kepada para penerus budaya. budaya juga dapat bertahan ketika kelompok rajin melestarikannya. 

Globalisasi yang terus berkembang juga memperbesar kemungkinan akulturasi antar budaya satu dengan budaya lain. Pencampuran budaya tersebut membawa dua kemungkinan. Budaya yang dikembangkan bisa berjalan selaras dengan intisari budaya tersebut, atau menyimpang dari isi-isinya.

Di sore hari yang cerah, Paijo sedang asyik mendengarkan lagu. Judul lagu yang sedang didengarkan Paijo adalah "Jogja Istimewa" yang dipopulerkan oleh Jogja Hip Hop Foundation. Petikan liriknya yaitu sebagai berikut.



Jogja Jogja tetap istimewaIstimewa negerinya istimewa orangnyaJogja Jogja tetap istimewaJogja istimewa untuk Indonesia
Rungokno iki GATRA seko NgayogyakartaNegeri paling penak rasane koyo swargoOra peduli dunyo dadi nerokoNing kene tansah edi peni lan mardiko
Tanah lahirkan tahta, TAHTA UNTUK RAKYATDi mana rajanya bersemi di Kalbu rakyatDemikianlah singgasana bermartabatBerdiri kokoh untuk mengayomi rakyat
Memayu hayuning bawonoSeko jaman perjuangan nganti merdekoJogja istimewa bukan hanya daerahnyaTapi juga karena orang-orangnya


Sedang asik mendengarkan, terdengar suara lagu dangdut Jawa Modern yang tidak mau kalah dengan lagu hip-hop Jawa dari speaker handphone Paijo. Ternyata asal suara tersebut dari rumah sebelah. Tetangga Paijo sedang memutar lagu berjudul "Cucak Rowo" yang petikan liriknya sebagai berikut 

Iki piye iki piye iki piye
Wong tuwo rabi perawan,
Prawane yen bengi nangis wae,
Amargo wedi karo manuke

Manuke manuke cucak rowo,
Cucak rowo dowo buntute
Buntute sing akeh wulune,
Yen digoyang ser-ser aduh enake

Pada sore itu ternyata Paijo telah mengamati 2 cara pelestarian budaya Jawa khususnya lagu Jawa. Satu dipadukan dengan budaya barat yaitu genre Hip-Hop, yang lainnya dikembangkan dengan lagu dangdut khas Indonesia, namun liriknya bagi sebagian orang terasa vulgar.

Melihat penggalan lirik dari 2 hasil pelestarian dan pengembangan lagu jawa diatas, kita dapat melihat dua arah pengembangan lagu jawa saat ini. Pada penggalan lirik yang pertama, kesan yang didapatkan adalah lagu itu menjunjung tinggi tempat dan kebudayaan daerahnya yaitu Yogyakarta. Pada penggalan lirik kedua, terkesan nakal dan vulgar bagi sebagian orang. Namun tidak jarang diputar oleh radio dan dinyanyikan pada acara dangdutan yang sangat mungkin pendengarnya adalah anak-anak.

Semua punya andil untuk melestarikan budaya. Khususnya di tanah jawa, orang-orang yang lahir dan hidup di tanah jawa juga perlu melestarikan kebudayaan jawa. Dan akan dibawa kemana pelestariannya, itu ada di tangan kita bersama. Jangan sampai kita asal melestarikan budaya kita, sehingga tidak sesuai dengan inti kebudayaan yang kita miliki. Istilah jawanya adalah "Jawa Ilang Jawane". Siapkah kita melestarikan budaya sesuai dengan inti budaya yang kita miliki ?

Comments

  1. Insya Allah sedang ikut berusaha melestarikan budaya daerah juga melalui tulisan di blog wewengkon sumedang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat berjuang pelestari Budaya :D

      Delete

Post a Comment

Popular Posts